Kamis, 02 Maret 2017

Bacaan dan Dzikir Setelah Shalat

Bacaan Dzikir Setelah Shalat

Dzikr & Do'a Setelah Shalat Fardlu

أَسْتَغْفِرَاللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لَاإِلَهَ إِلَّا هُوَالْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Astagfirullahal’adzim Alladzi laa ilaaha illa hual hayyul qayyum watubu ilaih


لاَاِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ
Laa Ilaha illallah wahdahu laa syarikalah lahul mulku walhul hamdu, yuhyi wa yumitu wahua ‘ala kulli syaiin qadir


أَللّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَاِلَيْكَ يَعُوْدُالسَّلاَمُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمِ
وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَاذَالْجَلاَلِ وَالاِكْرَامِ
Allahumma Anta salam wa minkassalam wa ilaika ya’udu ssalam fahayyina rabbana bissalam wa adkhilnal jannata darassalam tabarakta rabbana wata’alaita yadzal jalali wal ikram


اِلَهَنَا يَارَبَّناَ أَنْتَ مَوْلنَا : سُبْحَنَ اللهِ
Ilahana ya rabbana anta maulana : Subhanallah


سُبْحَنَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا أَبَدًا : أَلْحَمْدُ لِلَّهِ
Subhanallah wabihamdihi da iman abadan Alhamdulillah

أَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَنِعْمَةٍ : اللهُ أَكْبَرُ
Alhamdu lillahirabbil ‘alamin ‘ala kulli halin wani’matin Allahu Akbar

أَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَنَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً
Allahu akbar kabiran walhamdu lillahi katsira, wa subhanallahi bukratan wa asilan


لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلى كُلِّ شُيْئٍ قَدِيْرٌ.
Laa ilaha illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku walahul hamdu yuhyi wa yumitu wahua ‘ala kulli syaiin qadir


حَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ وَلَاحَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ
Hasbunallah wa ni’mal wakil ni’mal maula wani’mannasir wala haula wala quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adzim


اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَسَلِّمْ وَرَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْ كُلِّ صَحَابَةِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ
Allahumma shalli ‘ala sayyidina muhammadin wasallim wa radliyallahu ta’ala ‘an kulli sahabati rasulillahi Ajma’in


اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ.
يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ
Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Hamdan yuwafi ni’amahu wa yukafi u mazidah ya rabbana lakal hamdu kama yanbaghi lijalali wajhikal karimi wa’adzimi sulthanika


اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَعَافِيَةً فِى الْجَسَدِ وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ
وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ
Allahumma Inna nas’aluka salamatan fiddin, wa’ afiyatan fil jasadi wa ziyadatan fil ‘ilmi, wabarakatan firrizqi, wa taubatan qablal maut, wa rahatan ‘indal maut, wa maghfiratan ba’dal maut.


اَللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِي سَكَرَةِ الْمَوْتِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ
Allahumma hawwin ‘alaina fi sakaratil maut wannajata minannari wal ‘afwa ‘indalhisab


اللَّهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَ ذُنُوْبَ وَالِدَيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا
Allahummaghfirlana dzunubana wa dzunuba walidaina warhamhuma kama rabbayana shigara.
YA ALLAH AMPUNILAH DOSA DOSA KAMI, & DOSA KEDUA ORANG TUA KAMI, SERTA SAYANGILAH MEREKA SEBAGAIMANA MEREKA MENYAYANGI KAMI


اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا فِي تَعَلَّمِنَا وَامْتِحَانِنَا مِنَ النَّاجِحِيْنَ
Ya Allah jadikanlah kami orang orang yang sukses dalam belajar kami & dalam Ujian kami.


اللَّهُمَّ طَهِّرْ قُلُوْبَنَا وَأَفْكَارَنَا وَأَحْسِنْ أَخْلاَقَنَا وَأَحْسِنْ بِالصَّالِحَاتِ أَعْمَالَنَا
Ya Allah Sucikanlah hati kami dan fikiran kami, perbaikilah akhlak kami dan perbaikilah amal perbuatan kami dengan perbuatan yang baik


اللَّهُمَّ إِنَّانَسْأَلُكَ الْهُدَى وَالتُّقَى وَالْعَفَافَ وَالْغِنَى
Allahumma Inna Nas alukal Huda wat tuqa wal 'afafa wal ghina


رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Rabbana Laa Tuzig Qulubana Ba'da Idz Hadaitana min ladunka rahmatan Innaka Antal Wahhabu.


رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَامًا
Rabbana Hab Lana Min Azwajina Wadzurriyatina Qurrata A'yunin Waj'alna Lil muttaqina Imaman


رَبَّنَا ظَلَّمْنَا أَنْفُسَنَا فَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ
Rabbana Dzallamna Anfusana Fainlam Taghfirlana Watarhamna Lanakunanna Minal Khasirina


رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana Atina Fiddunya hasanatan wa fil akhirati hasanatan waqina adzabannari


وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارَكَ وَسَلَّمَ
Washallallahu 'ala sayyidina muhammadin wa'ala alihi washahbihi wabaraka wasallam


سُبْحاَنَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Subhana Rabbika rabbil 'izzati 'amma yasifuna, Wasalamun 'alal mursalin walhamdulillahirabbil 'alamin,

نَسْأَلُكَ الإِجَابَةَ الْفَاتِحَةُ
Nas'alukal Ijabah Al Fatihah...
Baca Selengkapnya >>>

Selasa, 30 Agustus 2016

Ketika orang memandang dengan sebelah matanya

SUATU HARI seorang guru SMA menuliskan ini
di papan
tulis :
.
5 x 1 = 7
5 x 2 = 10
5 x 3 = 15
5 x 4 = 20
5 x 5 = 25
5 x 6 = 30
5 x 7 = 35
5 x 8 = 40
5 x 9 = 45
5 x10 = 50
.
Setelah selesai menulis dia balik melihat murid-
muridnya
yang mulai tertawa menyadari ada sesuatu yang
salah.
.
Pak
gurupun bertanya :
"Mengapa kalian tertawa?"
Serentak mereka semua menjawab :
"Yang nomor satu salaaaahhh Paaakk!" (tertawa
bareng).
.
Sejenak pak guru menatap muridnya, tersenyum
menjelaskan :
"Saya memang sengaja menulis seperti itu agar
kalian bisa
belajar sesuatu dari ini.
Saya ingin kalian tahu bagaimana dunia ini
memperlakukan
kita.
Kaliankan sudah melihat bahwa saya juga
menuliskan hal
yang benar sebanyak 9 kali, tapi tak ada
satupun kalian yang
memberi selamat. Kalian malah lebih cenderung
menertawakan saya karena hanya untuk satu kesalahan.
,
Dalam Hidup ini Kita jarang sekali mendapat apresiasi dan mengapresiasi hal-hal
yang baik
bahkan yang kita lakukan ribuan sekalipun.
Dalam Hidup ini, justru Orang Lain akan selalu mengkritisi
kesalahan kita,
bahkan sekecil apapun yang kita perbuat.
.
Ketahuilah anak-anakku :
"Orang lebih dikenal dari satu kesalahan yang ia
perbuat,
dibandingkan dengan seribu kebaikan yang ia lakukan.
.
Semoga Bermanfaat.
Baca Selengkapnya >>>

Minggu, 21 Agustus 2016

~ Jangan Pernah Menyerah ~

Disuatu pagi yang indah, terlihat sekelompok burung elang yang beterbangan diatas sebuah sungai yang melintasi hutan disuatu perdesaan. Tampak mereka sedang mencari ikan-ikan kecil untuk mengisi perut mereka yang kosong.

Dengan sigap satu persatu dari mereka menukik dan menangkap ikan-ikan kecil yang terlihat di permukaan sungai dan membawanya ke sarang mereka, yang terletak diatas pohon ditepi sungai tersebut. Lama kelamaan sarang mereka yang terbuat dari jerami, telah penuh dengan ikan-ikan kecil yang berlompat-lompat untuk menyelamatkan diri.

Setelah melompat-lompat sekian lama, muncul keputusasaan dari ikan-ikan kecil tersebut, karena tidak mampu melewati sarang sang elang yang telah memenjarakan mereka.

"Kita akan segera mati, dan menjadi santapan elang tersebut, tak ada gunanya kita berlompat-lompat teman-teman" Seru seekor ikan kecil yang keliatan kehabisan nafas
"Benar...matilah kita....tak mungkin kita bisa selamat lagi" Seru yang lain
Lama kelamaan ikan-ikan kecil tersebut, terlihat tidak melompat lagi dan sebagian dari mereka mati karena lemas dan kehabisan nafas.

Mereka tidak berusaha lagi untuk keluar dari sarang burung elang tersebut, dan pasrah pada nasib buruk yang menimpa mereka. Padahal mereka sebenarnya menyadari bahwa dibawah sarang burung yang hanya terbuat dari jerami tersebut, terlintas sungai yang begitu luas yang merupakan tempat tinggal mereka

Hanya terlihat seekor ikan kecil yang tetap berlompat-lompat untuk melewati sarang burung elang tersebut, terlihat tubuhnya yang semakin lemas karena kehabisan nafas namun tekadnya yang keras, membuatnya terus melompat-lompat
. Ikan-ikan kecil yang lain hanya bisa melihatnya dan menasehatinya untuk pasrah dengan nasib.

Namun si ikan kecil terus melompat, pantang menyerah dan dengan sekuat tenaga dia pun melompat tinggi dan dia berhasil melewati sarang burung elang yang terbuat dari jerami dan jatuh menuju sungai yang luas....dan jadilah dia sebagai pemenang.


~Kadang hidup kita penuh dengan cobaan, rintangan, halangan, dan masalah yang selalu menghadangi kita, seakan-akan memaksa kita untuk menyerah. Namun sebagai seorang yang bijak, kita tidak boleh begitu saja menyerah pada nasib.

Teruslah mencoba, karena sebenarnya kesuksesan selalu berada didepan kegagalan kita, hanya tekad dan sikap pantang menyerahlah yang dapat memberikan jalan bagi kita untuk mencapai kesuksesan sejati.



PUTUS ASA, bagaimana mungkin orang-orang yang beriman berputus asa, sedang mereka tahu Rabb-nya takkan pernah membuat kecewa.


Ada 3 hal yang tak boleh hilang dalam hidup ini:

1. Harapan
2. Keikhlasan, dan
3. Semangat



Sumber instagram @fun_fresh

#motivasi #harapan #mimpi #semangat #janganpernahmenyerah

Baca Selengkapnya >>>